Secret of success

Showing posts with label umum. Show all posts
Showing posts with label umum. Show all posts

Sunday, October 3, 2010

gas bahaya

Bahaya: GAS MONOOKSIDA

Gas Karbon momooksida adalah sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan tidak mudah larut dalam air, beracun dan berbahaya. Dapat bertahan selama 1 sampai 5 tahun sesuai kemampuan penyerapan atmosfer bumi.

Sumber gas ini biasanya dari kendaraan bermotor yang pembakaran BBM nya tidak sempurna, sehingga dikota besar lebih banyak kandungan gas karbon momo oksida. Gas ini juga dapat terbentuk secara alamiah sebagai hasil sampingan kegiatan manusia.

Gas CO menjadi masalah karena gas ini dapat mengganggu kesehatan manusia. Manusia dengan aktifitas yang tinggi disekitar lalu lintas kendaraan yang padat merupakan kelompok yang paling beresiko mengalami gangguan kesehatan akibat gas CO. Mereka ini antara lain Polisi lalulintas yang dinas dijalan, menertibkan dan menagtur agar lalulintas kendaraan lancar, petugas retribusi Tol, tukang parkir. Sedangkan yang beresiko dari hasil sampingan kegiatan manusia antara lain para pekerja bengkel kendaraan, industri logam, industri kimia dan industri bahan bakar. Dampak gangguan kesehatan terhadap manusia tergantung ketahanan fisik manusia, namun yang paling sering adalah memperparah penderita gangguan jantung dan paru-paru, kelahiran premature dan berat badan bayi dibawah normal. Gas CO dalam tubuh mengganggu darah mengangkut oksigen, sehingga darah akan kekurangan oksigen yang menyebabkan kerja jantung menjadi lebih berat. Bila manusia menghirup CO berlebihan dalam waktu tertentu akan menyebabkan pingsan, bahkan sampai menyebabkan kematian.

Bagaimana mengurangi dampak timbulnya CO diudara. Pemerintah telah menetapkan batas emisi yang dapat diterima bagi setiap kendaraan. Oleh karenanya para pemilik kendaraan harus merawat kendaraan secara berkala agar kadar gas buang kendaraan memenuhi batas yang diijinkan pemerintah. Atau menambah alat catalytic converter pada sistem pembakaran kendaraan sehingga akan menurunkan kadar CO dari gas buang sampai 90 % , jangan lupa manusia juga tetap harus memperhatikan dan mengatur sistem ventilasi dalam ruangan dengan baik, sehingga terhindar dari gangguan gas CO.

Sunday, August 2, 2009

reformasi

Reformasi, bukanlah gerakan fisik radukal revolusioner yang akan menjungkirbalikkan tata nilai dasar pandangan hidup bangsa, melainkan justru merupakan gerakan penataan kembali dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dari kesemrawutan yang pernah terjadi. Kita telah melakukan kesalahan, kekelieuan, penyimpangan dalam mewujudkan cita-cita proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, atau kita telah lalai dan kurang konsisten dalam mewujudkan cita - cita tersebut.
Reformasi bersasaran multidemensional, selalin untuk menyelesaikan berbagai masalah yang yang ditimbulkan oleh kekeliruan masa lalu, yang akibatnya kita rasakan sekarang, bahkan mungkin juga dimasa yang akan datang, reformasi juga diarahkan untuk menyongsong perkembangan zaman, baik dibidang politik,hukum dan ekonomi. Era globalisasi membutuhkan penetaan tata kehidupan sosial, politik dan ekonomi secara lebih terbuka, namun tetap menuntut kita untuk menjaga integritas kita sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Kebutuhan dan tuntutan ekonomi global, jangan membuat kita kehilangan arah dan masuk kedalam perangkap Kolonialisme gaya baru. Indikasi yang mengarah kepada kolonialisme gaya baru berkembang memalui pendekatan yang bersifat materialistis yang berlindung di bayang bayang Persaingan bebas. Penjajahan bentuk baru tidak membutuhkan aksi pendudukan, tetapi cukup dengan menguasai ekonomi dan politik suatu negara oleh negara lain. Reformasi harus simultan, hukum politik dan ekonomi, karena saling bertautan. Semua fihak harus menyadari telah melakukan kesalahan dan secara sadar ingin memperbaiki dan saatnya sekarang dikalukan secara nyata. Negara akan berkembang dengan baik bila suasana kehidupan masyarakat telah tenang , sejuk , yang mestinya diawali dari para penguasa.

Monday, February 9, 2009

air AC

Air condisioner, kalau di Indonesia, konotasinya adalah penyejuk ruangan, semestinya benar tapi hanya untuk di Indonesia.   Dinegara yang mengalami 4 musim, AC juga berfungsi sebagai pengaturan udara agar menjadi hangat dari udara yang dingin.   Tetapi lupakan dulu penghangat ruangan ini, mari bicarakan penyejuk ruangan yang sangat berperan didalam keseharian penduduk Indonesia, terutama yang berada pada daerah yang panas atau didaerah perkotaan yang padat penduduk dan ruangan biasanya dipadati oleh beberapa orang sekaligus.   Tanpa penyejuk ruangan bisa-bisa mandi keringat.   AC hampir disemua rumah diperkotaan yang berada diwilayah rendah atau dekat dengan permukaan air laut, perlu dipasang agar penghuni rumah kerasan tinggal dirumah dan tidak menjadikan alasan keluar rumah mencari angin tetapi angin yang didekati adalah tempat hiburan yang memang relatif lebih memprioritaskan penyejuk disetiap ruang agar para tamu kerasan tinggal didalamnya.  
Diperkotaan, orang juga biasa menggunakan kendaraan  sebagai alat transportasi dari rumah ketempat kerja dan sebaliknya atau dari satu tempat ketempat lainnya dalam rangka menyukseskan pekerjaan.   Bila kendaraan pada jenis mobil maka perlu perawatan yang serius dan telaten agar kegiatan pekerjaan tidak terhambat dan terganggu gara-gara mobil kepanasan dijalan, karena pendingin mesin tidak berfungsi optimal.   
Apa yang menghubungkan air AC dengan mobil dalam tulisan ini ?  
AC selalu menghasilkan air buangan yang telah dibuatkan saluran khusus berupa selang air, diarahkan ketempat dimana air dapat segera terbuang.   Sementara Mobil selalu membutuhkan radiator sebagai alat pendingin mesin yang didalam operasionalnya membutuhkan sejumlah air yang dialirkan melalui sistem tertentu sehingga bermanfaat untuk dapat mendinginkan mesin.  Di Indonesia orang sudah memanfaatkan air yang dihasilkan dari kulkas untuk air minum, tehnologi yang diterapkan pada lemari pendingin mirip dengan tehnologi yang diterapkan di operasional AC sehingga akan menghasilkan air buangan yang sama. kandungan air yang beredar diudara terserap oleh perangkat operasional AC maupun Lemari pendingin dan melalui proses tertentu jadilah air buangan.   Pada lemari pendingin, air disalurkan menuju kran yang dapat dituangkan sebagai air minum, sementara air buangan AC biasanya terbuang percuma.   Bila dilihat proses terjadinya air buangan tersebut, maka air AC merupakan air murni yang hampir tidak tercemar oleh elemen - elemen yang mengendap, sehingga bila dibandingkan dengan air hujan, maka sebenarnya air buangan AC lebih bersih.   
Para produsen kebutuhan perawatan mobil, saat ini telah menciptakan banyak larutan yang biasa disebut cooler sebagai air radiator yang diharapkan menjadi pendingin mesin yang lebih baik. namun pada kenyataannya air ini mengandung beberapa macam larutan yang menyebabkan terjadinya reaksi antara logam dalam radiator dengan air cooler, mengandung larutan yang dapat menyumbat saluran air radiator, sehingga dalam waktu tertentu akan menimbulkan gangguan pada radiator karena penyempitan saluran perputaran air.   
Setelah mempelajari adanya air buangan AC dihadapkan dengan kebutuhan air untuk mengisi radiator, maka dilakukan percobaan oleh beberapa orang yang sangat memerlukan cairan pendingin mesin via radiator, salah satunya dengan menggunakan air AC.  Alhasil indikator pemantau panas mesin terlihat normal, diuji dengan menjalankan mesin secara terus menerus, dengan melintasi berbagai medan, hasilnya tetap baik, mesin tidak meningkat panas.   Maka dapat disimpulkan bahwa ternyata air Buangan AC dapat dimanfaatkan untuk air radiator yang efektif, murah dan mudah didapatkan.   Anggaplah dirumah tidak memasang AC, minta saja tetangga, taruh jerigen 20 mliter untuk menampung air buangan AC , paling lama 6 jam jerigen udah penuh.   Bila mobil baru pertama kali menggunakan air AC, sebaiknya air radiator dikuras beberapa kali dengan menggunakan air AC, setelah diyakini air kurasan sudah jernih, isikan untuk digunakan untuk kerja mesin.   Semoga bermanfat dan selamat mencoba.  

Trafficdigger

Free advertising